Mas Fatim , tokoh benteng pemurtadan di Widoro Balong Girisubo Gunungkidul

 

Gb. Mas Fatim berkaos hitam di rumahnya yang sederhana bersama tokoh masyarakat

Gb. Mas Fatim berkaos hitam di rumahnya yang sederhana bersama tokoh masyarakat

Dusun Widoro desa Balong kecamatan Girisubo merupakan salah satu dusun yang rawan terhadap pemurtadan di Gunungkidul. Dusun yang agak terisolir tersebut kadang menjadi sasaran misionaris untuk memurtadkan masyarakat di sana dengan iming-iming kebutuhan dunia. Masyarakatnya yang masih polos dan lugu dengan mata pencaharian hampi semuanya petani menjadi sasaran empuk para misionaris .
Gerakan para misionaris sudah membawa hasil dengan terbukti beberapa masyarakat yang murtad pada bulan April 2014 dan para misionaris juga berhasil mengelabuhi penduduk dengan menjadikan salahsatu rumah untuk peribadatan mereka, walaupun akhirnya kejadian itu diketahui oleh tokoh-tokoh agama dan kemudian berhasil menutup tempat peribadatan tersebut karena belum berijin.
Salah satu tokoh muslim yang beusaha dengan sekuat tenaga membentengi umat agar tidak murtad adalah mas Fatim yang saat ini ( 2014 ) dipercaya menjadi takmir masjid Ustman bin Affan di Widoro. Dengan segala keterbatasan baik pendidikan , ilimu pengetahuan agama maupun ekonomi mas Fatim berusaha menghidupkan kegiatan masjid tersebut agar umat Muslim tidak sampai tergiur menjadi murtad karena iming-iming harta dunia.
Alkhamdulillah saat ini beberapa tokoh sudah mulai memabantu menghidupkan kegiatan masjid Ustman Bin Affan sehingga menjadikan masjid sebagai tempat beribadah dan mencari keselamatan dunia dan akherat. Ustazd Umar Said dari Yogyakarta secara rutin mengisi kajian setiap selapan sekali sedangkan dari Gunungkidul ustazd Samijan, ustazd Harun Suyanto dan ustazd Ngadimin dari Majlis Tabligh PDM Gunungkidul juga setiap 35 hari sekali ( selapanan ) juga mengisi kajian di masjid tersebut.
Selain menghubungi ustazd –ustazd yang ada di luar Widoro dan Balong untuk bisa mengisi kajian di masjdnya , mas Fatim juga aktif membei penyuluhan kepada masyarakat di dusun Widoro agar tidak mudah terbujuk rayuan para misionaris dengan iming-iming harta dunia. Rumahnya yang sangat sederhana menjadi markas masyarakat muslim untuk berkonsultasi masalah agama maupun yang lain agar mereka bisa sejahtra dunia dan akherat.
Semoga mas Fatim diberi kekuatan dari Allah SWT untuk terus berjuang membentengi umat dari gerakan pemurtadan dunia di garis terdepan. Amien

Categories: Profil | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: