Tabligh Akbar Ustazd Ja’far Umar Tholib di Masjid AL-Ikhlas Wonosari Gunungkidul

 

PEMBAGIAN KONDOM SECARA GRATIS PROGRAM KEMENTRIAN KESEHATAN BERARTI MENGHANCURKAN GENERASI MUDA INDONESIA SERTA MENDATANGKAN MUSIBAH DAN BENCANA DARI ALLAH SWT

 

Gb. Ustazd Ja'far Umat Tholib memberikan tausiyah

Gb. Ustazd Ja’far Umat Tholib memberikan tausiyah

 

Gb. sebagian jama'ah yang mengikuti pengajian

Gb. sebagian jama’ah yang mengikuti pengajian

 

Bertempat di masjid Agung Al-Ikhlas Wonosari pada hari Ahad 22 Desember 2013 dilaksanakan pembekalan tentang bahaya berpartisipasi dalam perayaan Natal serta bahaya kesyirikan bagi umat Islam yang melaksanakannya. Kegiatan yang dihadiri oleh sekitar 200 Takmir masjid se-Gunungkidul dan lima ratusan jama’ah umum tersebut diprakarsai oleh Team Kajian Tauhid dari Masjid Dipowinatan Yogyakarta yang di pimpin oleh Al-Ustazd Umar Syaid.

 

 Pemateri pembekalan ini adalah Al-Ustazd Ja’far Umar Tholib (Pengasuh Ma’had Ihyaaus Sunnah Degolan, Yogyakarta sekaligus Mantan Panglima Laskar Jihad).Dalam tausiyahnya Al-Ustazd Ja’far Umar Tholib memperingatkan kepada para hadirin akan bahaya pemurtadan oleh para misionaris serta  haramnya mengikuti perayaan Natal walaupun andil yang sangat kecil.Selain itu beliau juga mengajak kepada seluruh hadirin akan pentingnya ber-Islam secara kafah , ilmiah berdasarkan Qur’an dan Sunnah.

 

Bila umat Islam melaksanakan atau mengikuti perayaan Natal tersebut maka Alam semesta akan murka dengan terjadinya bahaya banjir, tanah longsor , gunung meletus dan musibah lainnya.

 

 Pembekalan dan pengajian yang dimulai bakda sholat Isya’ sampai sekitar jam setengah sepuluh malam tersebut diharapkan membuka cakrawala bagi para takmir masjid di Gunungkidul dan umat Islam secara umum akan hokum menghadiri perayaan Natal serta menghadiri kemusyrikan lainnya, sehingga hanya dengan alas an toleransi para takmir dan umat Islam masuk kedalam dosa besar karena menghadiri kemusyrikan.

 

Hikmah :

 

”Do’a yang diucapkan antara azan dan iqomat tidak ditolak (oleh Allah)”. (HR. Ahmad)

 

Categories: Sosial Keagamaan | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: