Dusun Ngelo desa Petir Rongkop Gunungkidul rawan terhadap Pemurtadan

Masjid Ja’far Bin Abi Tholib di dusun Ngelo

Jalan Menuju dusun Ngelo Petir Rongkop

Dusun Ngelo desa Petir kecamatan Rongkop merupakan salah satu dusun yang menjadi sasaran pemurtadan umat non muslim. Letak dusunnya yang memang agak “terisolir ” menjadi sasarn empuk misionaris nasional bahkan internasional sejak beberapa tahun yang lalu.

Berdasarkan data di lapangan kondisi umat Islam yang tinggal 60 % termasuk golongan ekonomi menengah ke bawah.Sebagaian aparat desa dan dusun sudah dipegang oleh umat non muslim sehingga menjadi lahan pemurtadan secara tidak langsung.Ada satu masjid di dusun Ngelo yaitu masjid Ja’far bin Abi Tholib yang terlihat sudah tua harus berdampingan dengan tempat ibadah non muslim yang megah dan menarik dengan jarak hanya beberapa meter dari masjid.

Tingkat perekonomian umat Islam pun lebih banyak yang menengah ke bawah dengan sebagian besar menjadi petani musiman. Selama ini pemurtadan banyak dikarenakan dengan sistem perkawinan dimana remaja muslim ( muslimah ) dinikahi oleh remaja non muslim sehingga karena kalah posisi akhirnya muslimah tersebut menjadi murta.

Melihat kondisi semacam ini maka tokoh-tokoh kaum muslim diGunungkidul khususnya dan dimanapun berada untuk bisa membantu umat Islam di Ngelo khususnya dan Petir pada umumnya dengan santunan ekonomi maupun sarana TPA sehingga bisa menggalakkan kegiatan masjid lewat TPA yang ada.

Hikmah :
Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim )

Categories: Pendidikan | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: