Hai Warga Muhammadiyah : Banyak Acara Televisi Merusak Moral Anak-anak Kita

Hikmah :
Apabila perzinaan dan riba telah melanda suatu negeri maka mereka (penghuninya) sudah menghalalkan atas mereka sendiri siksaan Allah. (HR. Ath-Thabrani dan Al Hakim)

Anak nonoton TV

Hampir setiap keluarga di Indonesia saat ini mempunyai pesawat televisi.Selain harganya semakin murah juga menjadi sarana hiburan yang praktis dan menarik,apalagi siaran televisi  saat ini hamper 24 jam mengudara ditambah stasiun televisi yang semakin banyak.Peran pemerintah yang masih lemah mensensor acara-acara televisi  yang ada membuat semakin nekatnya stasiun-stasiun pemncar televisi  mengudarakan acaranya tanpa memandang  efek negatip bagi pemirsanya yang penting bisa mengeruk keuntungan sebanyk-banyaknya dari siaran yang ditampilkannya.

Anak-anak kita yang waktunya sangat luang akhirnya menghabiskan kegiatannya dengan melihat televisi sehari penuh. Anak-anak mudah sekali mendapatkan info dari banyak industri yang tidak tersaring dengan baik seperti perilaku orang dewasa serta siaran siaran yang belum pantas dilihat olehnya. Banyak tayangan untuk anak di televisi menampilkan adegan kekerasan, vulgar, atau bahkan cenderung destruktif.Selain itu tayangan yang tidak mendidik akan cepat sekali ditiru oleh anak-anak kita belum lagi perilaku bintang film dan artis-artis yang tidak mengindahkan norma susila dan norma agama.Hal ini bila dilihat oleh anak-anak kita maka langsung akan terekam diotaknya sehingga akan ditiru dan menjadi perilaku sehari-hari.Bila sudah setiap hari kegiatannya melihat televise maka akhirnya akan menjadi kecanduan sehingga otaknya sudah teracuni acara-acara televise dan belajarnapun akan semakin malas.Akibatnya bisa kita tebak anak kita menjadi pemalas dan prestasi sekolahnya rendah.

Sampai saat ini belum ada penanganan maksimal untuk melindungi anak dari gempuran teknologi yang terus berkembang baik dari masyarakat maupun pemerintah.Untuk itu peran orang tua dan warga Muhammadiyah sangat penting untuk mengarahkan anaknya agar tidak kecanduan siaran televisi.Salahsatu caranya adalah dengan mematikan televisi sejak Maghrib sampai pagi dn kemudian mengisinya dengan kegiatan-kegiatan yang posistif seperti membaca Al-Qur’an , belajar buku-buku agama Islam dan lain sebagainya.

Mari selamatkan generasi dan anak-anak kita khususnya warga Muhammadiyah dari siaran siaran televise yang tidak mendidik dan membuat mereka jadi generasi yang pemalas .Semoga Allah SWt selalu memberi kekuatan kepada kita Amien.

Categories: Pendidikan | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: