Mengapa Banyak Putra Aktifis Muhammadiyah yang tidak aktif di Muhammadiyah ?

Persyarikatan Muhammadiyah merupakan ormas Islam yang besar di Indonesia saat ini dengan jutaan anggota yang tersebar dari Sabang sampai Merauke dan juga dari simpatisan ,pengurus Ranting,Cabang ,Daerah ,Wilayah maupun Pusat.Begitu juga amal usaha yang dicapai ribuan amal usaha bisa dilaksanakan dengan baik.

Aktifis-aktifis muda dan baru bermunculan silih berganti sesuai dengan peredaran tahun dan bulan,tetapi yang menjadi pertanyaan adalah sebagian putra-putri aktifis di Muhammadiyah tidak aktif dipersyarikatan bahkan ada yang jauh dari dunia dakwah.

Fenomena ini perlu dicermati agar bisa menjadi bahan evaluasi dan instropeksi diri bagi pengurus-pengurus Muhammadiyah dan aktifis Muhammadiyah.Apa kelemahan yang ada saat ini sehingga banyak putra aktifis Muhammadiyah yang tidak tertarik lagi di Muhammadiyah.Idealnya seorang atifis Muhammadiyah bisa melahirkan kader-kader Muhammadiyah atau minimal putra yang tetap bergelut di persyarikatan Muhammadiyah.

Semoga ada penelitian atau minimal kajian tentangstudy kasus ini.

Categories: Pendidikan | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: